
Pada peringatan seratus tahun berdirinya Partai Komunis Tiongkok (PKT), untuk menghidupkan kembali sejarah merah, memahami secara mendalam makna "tetap setia pada aspirasi awal kita" dalam perjuangan 100 tahun partai, dan memperoleh wawasan tentang perkembangan perusahaan, Tom Tang, Presiden MU Group, Henry Xu, Wakil Presiden MU Group, pimpinan utama dari berbagai divisi dan anak perusahaan di Yiwu, serta direktur Departemen Operasi dan Departemen Keuangan mengunjungi bekas kediaman Chen Wangdao pada pagi hari tanggal 16 Juni.
Bapak Chen adalah seorang pemikir Tiongkok terkemuka, aktivis sosial, pendidik, ahli bahasa, pendukung Marxis yang terkenal, dan aktivis awal Partai Komunis Tiongkok (PKT). Pada tahun 1920, di rumahnya di Desa Fenshuitang, Kota Yiwu, Provinsi Zhejiang, Chen Wangdao menerjemahkan Manifesto Komunis, versi lengkap pertama dalam bahasa Mandarin. Beliau menyebarkan api kebenaran dan meninggalkan warisan besar dalam sejarah bangsa Tiongkok.


Pukul 10 pagi, pusat pengunjung bekas kediaman itu sudah ramai dengan orang-orang yang membawa bendera merah. Kerumunan wisatawan memasuki Desa Fenshuitang di bawah bimbingan para narator. Anda dapat mendengar wisatawan dengan aksen yang berbeda di sepanjang jalan, tetapi Anda tidak perlu tahu dari mana mereka berasal; yang perlu Anda ketahui adalah bahwa mereka datang untuk mendekati hal yang sama—kebenaran.

Di bawah bimbingan narator, anggota Grup MU mengunjungi rumah bertuliskan "harum seperti osmanthus dan magnolia" tempat Chen Wangdao pernah tinggal, "gudang kayu" tempat Manifesto Komunis diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin, dan ruang pameran yang menampilkan sejarah partai selama seabad secara detail. Selama kunjungan tersebut, narator menceritakan sebuah kisah yang sangat mengesankan: “Suatu hari, Chen Wangdao sedang asyik menulis di rumah, ketika ibunya berteriak dari luar, 'ingat untuk makan zongzi (puding beras tradisional Tiongkok) dengan air gula. Sudahkah kamu memakannya?' Dia menjawab, 'ya, Bu, rasanya sangat manis'. Ibunya kemudian masuk dan melihat bahwa pemuda itu mulutnya penuh tinta hitam sambil terus menulis. Ternyata dia begitu asyik menulis sehingga dia salah mengira tinta sebagai air gula cokelat! Mereka saling memandang sambil tertawa.”—Dari situlah asal mula pepatah terkenal "rasa kebenaran itu manis".

Setelah kunjungan tersebut, para anggota MU Group berkumpul di ruang konferensi tempat wisata, di mana Presiden Tang menyampaikan pidato ringkasan dari tiga aspek. Pertama, Partai Komunis Tiongkok (PKT) tetap setia pada aspirasi awalnya dan mengutamakan kepentingan rakyat, dan itulah sebabnya PKT dapat bertahan dan berkembang selama bertahun-tahun. Para pemimpin bisnis harus mempelajari semangat partai untuk tetap berpegang pada tujuan awal, selalu memprioritaskan kepentingan karyawan, dan berupaya untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi karyawan dalam pekerjaan dan kehidupan mereka. Dengan mendorong mereka yang telah sukses terlebih dahulu untuk menginspirasi orang lain untuk mengikuti teladan mereka, kita dapat membuat kemajuan yang stabil menuju kemakmuran bersama dan akhirnya membangun perusahaan dengan kepedulian humanis. Kedua, PKT selalu mewakili arah perkembangan sosial, budaya, dan ilmiah yang maju, dan itulah bagaimana PKT dapat memimpin Tiongkok menuju kemakmuran dan kekuatan. Dampak teladan tidak dapat diremehkan untuk pertumbuhan suatu perusahaan. Para pemimpin perlu memiliki dan mewakili arah perkembangan industri dan perusahaan yang maju, menjernihkan awan, dan memimpin jalan menuju kejayaan di masa depan. Tujuan kami saat ini adalah membangun perusahaan menjadi grup mode kelas dunia dalam 30 tahun (2004-2033). Ketiga, setelah satu abad eksplorasi dan pengembangan, Partai Komunis Tiongkok (PKT) akhirnya memiliki prestasi yang begitu gemilang, tetapi tetap menjalankan tata kelola yang ketat terhadap partai, begitu pula seharusnya perusahaan. Hanya dengan mengatur divisi kita secara ketat dan menjaga tim tetap bersih dan disiplin, kita dapat menghadapi risiko di masa depan dan meraih kemenangan di berbagai tahapan. Kita harus memastikan bahwa semua tindakan kita selalu dipandu oleh perusahaan sehingga tim kita memiliki kemampuan untuk berjuang dan memenangkan perang besar!
Di akhir acara, Bapak Tang memberikan kepada setiap kolega terjemahan bahasa Mandarin dari Manifesto Komunis dan koleksi perangko untuk memperingati seratus tahun penerbitannya sebagai kenang-kenangan.
Waktu posting: 16 Juni 2021